Cerpen

Cerpen

Tolak Bala Anak Rawa

Kematian misterius yang terus menghantui Suku Anak Rawa sejak beroperasinya pabrik baru di hulu, memaksa warga untuk segera menggelar ritual sakral Tolak Bala. Di tengah ancaman kehancuran hutan suaka dan rentetan penderitaan, Bomoh Muda memimpin upacara penyembuhan. Namun, di puncak lantunan mantra, alam justru memberikan satu jawaban yang sangat mencekam.

Tolak Bala Anak Rawa Selengkapnya

Cerpen

R

Tari belajar menyesuaikan diri di kota. Di kampung, tubuh perempuan beradat tahu posisinya. Di dunia seni kontemporer, tubuhnya dituntut politis, terbuka, dan akademis. Namun, setiap penyesuaian terasa seperti menggerus kebebasannya. Ketika panggung seni akhirnya merampas segalanya, Tari memutuskan untuk mengembalikan tubuhnya menjadi properti yang tak lagi bisa dituntut siapa pun.

R Selengkapnya

Cerpen

Ibu Hendak ke Jakarta

Rumah dan seluruh usahaku habis dilalap api dalam semalam. Di tengah kehancuran tersebut, Ibu memaksa terbang ke Jakarta karena firasatnya mengatakan aku sedang tertimpa masalah. Aku berusaha keras menutupi semuanya agar ia tidak bersedih. Namun, rencana kedatangannya itu justru membawa sebuah petaka baru yang sama sekali tak sanggup aku bayangkan.

Ibu Hendak ke Jakarta Selengkapnya

Cerpen

Gaji Kelima si Teknisi Ponsel

Amat, seorang mantan teknisi ponsel yang tengah sekarat, dijemput oleh sosok misterius bersayap untuk menelusuri kembali kenangan hidupnya di lorong-lorong sunyi Internasional Plaza Palembang. Melalui kilas balik lima gaji pertamanya, ia menemukan keikhlasan dan pertemuan mengharukan bersama mendiang istrinya, tepat sebelum embusan napas terakhirnya dan mal tertua itu pun berakhir.

Gaji Kelima si Teknisi Ponsel Selengkapnya

Cerpen

Taman

Kepolosan seorang anak berpadu dengan duka yang tak terucap dalam cerpen “Taman” karya Anindita Buyung Pribadi. Ketika sang guru mengajaknya ke sebuah ‘taman’ tanpa ayunan, ia mengira orang-orang sedang menanam bunga dan doa. Sebuah kisah mengharukan tentang perpisahan, kepolosan, dan cinta kasih melalui kacamata murni anak-anak.

Taman Selengkapnya

Cerpen

Mewawancarai Almasih

Di masa depan yang canggih, jurnalis muda bernama Ang ditugaskan mewawancarai sosok misterius yang turun dari lorong cahaya di Timur Tengah. Sosok itu mengaku sebagai Almasih pembawa pesan kiamat. Ketidakpercayaan Ang seketika diuji ketika tanda akhir zaman yang mustahil benar-benar terjadi di depan matanya.

Mewawancarai Almasih Selengkapnya

Cerpen

Tanah Asal

Lima tahun lalu, Ibu pergi ke Tanah Asal. Kini giliranku menyusulnya. Berbekal tiket khusus, aku menaiki bus berselimut kabut di Terminal Kampung Rambutan pada pukul dua dini hari. Perjalanan sunyi menembus waktu yang membeku ini membawaku menuju satu pertanyaan: benarkah Ibu menungguku di sana?

Tanah Asal Selengkapnya

Cerpen

Kedai Teh Baba Hong

Di tengah keramaian Kedai Teh Baba Hong, terdapat satu kursi kayu antik yang diperuntukkan bagi tamu dengan niat khusus. Di sanalah sang tokoh utama memesan secangkir teh misterius untuk menghapus kenangan indahnya bersama Lana. Namun, benarkah melupakan masa lalu adalah jalan keluar terbaik, atau justru menguak rahasia kelam yang mematikan?

Kedai Teh Baba Hong Selengkapnya

Scroll to Top