Cerpen

Cerpen

Lomba Menangis

Di tengah alun-alun kota yang berubah menjadi lautan tangis, pemuda nomor lima puluh tujuh tetap tak bisa mengeluarkan air mata. Ia mengikuti lomba menangis ini bukan demi hadiah, melainkan untuk menyembuhkan insomnianya. Namun, mungkinkah pertunjukan konyol ini mampu membantunya menemukan kembali cara menyerahkan diri dan menangis?

Lomba Menangis Selengkapnya

Cerpen

Kulup

Kulup menjalani hidup bebas, melabang dari kampung ke kampung, memainkan musik, dan hidup dari kemurahan orang-orang. Ketika Dayang, kakaknya, pulang setelah delapan tahun, luka lama keluarga kembali terbuka. Di balik tingkah Kulup yang dianggap ganjil tersimpan trauma, kehilangan, kekerasan, dan masa lalu yang tak pernah benar-benar selesai bagi mereka berdua.

Kulup Selengkapnya

Cerpen

Makam Burhan H.

Di Zagreb, aku melacak jejak Burhan H., seorang eksil politik Indonesia yang mati dalam kesunyian. Ia tak pernah bisa memilih ke mana takdir membawanya pergi. Lewat nisan tanpa nama hingga kunjungan ke Museum of Broken Relationships, aku menyadari bahwa menjadi eksil adalah patah hati terbesar akibat kehilangan tanah air tercinta.

Makam Burhan H. Selengkapnya

Cerpen

Meminjam Mimpi Mak

Cerpen “Meminjam Mimpi Mak” mengisahkan seorang anak bungsu difabel yang setia merawat ibunya yang sakit parah. Sang ibu kerap mengigau dan menceritakan mimpi-mimpi indah tentang ayah serta kedua kakaknya yang telah pergi. Di tengah keterbatasannya, sang anak meminjam satu mimpi indah ibunya agar bisa terus bertahan hidup.

Meminjam Mimpi Mak Selengkapnya

Cerpen

Kompetensi Tanpa ‘N’

Selama puluhan tahun aku percaya diriku berada di pihak orang-orang yang berkompeten. Akulah yang berpikir sebelum bertindak, yang mempertimbangkan segala sesuatu. Namun saat berjalan menuju mobil, aku menyadari sesuatu yang jauh lebih tidak nyaman: Kompetensi ternyata tidak berhenti pada kemampuan, kompetensi juga soal keberanian untuk menggunakan kemampuan.

Kompetensi Tanpa ‘N’ Selengkapnya

Cerpen

Marionette

Setiap Kamis sore, anak-anak selalu menanti pertunjukan Marionette, si boneka tali penari yang dimainkan oleh seorang laki-laki tua misterius. Pantom sangat menyukai pertunjukan itu hingga rela menyisihkan uang jajannya. Namun, sebuah kenyataan kelam dan mengejutkan terungkap saat sang kakek tiada. Marionette ternyata bukanlah sebuah boneka, melainkan rahasia yang tragis.

Marionette Selengkapnya

Cerpen

Menatap Matahari

Demi menyelamatkan ketenangan batin istri dari ekspektasi keluarga besar, seorang suami nekat meninggalkan pekerjaannya. Bersama istri dan anak balitanya, ia menempuh perjalanan panjang menuju kota perantauan baru. Di rumah kontrakan yang sederhana, mereka menatap matahari pagi, merajut kembali harapan untuk membangun masa depan dan keluarga versi mereka sendiri.

Menatap Matahari Selengkapnya

Cerpen

Tolak Bala Anak Rawa

Kematian misterius yang terus menghantui Suku Anak Rawa sejak beroperasinya pabrik baru di hulu, memaksa warga untuk segera menggelar ritual sakral Tolak Bala. Di tengah ancaman kehancuran hutan suaka dan rentetan penderitaan, Bomoh Muda memimpin upacara penyembuhan. Namun, di puncak lantunan mantra, alam justru memberikan satu jawaban yang sangat mencekam.

Tolak Bala Anak Rawa Selengkapnya

Scroll to Top